I’m Your
Fans
“ Hyuuung.... “
“...................”
“ Hyuuung.... “
“...................”
“ Yaaah.. hyung aku memanggil mu !”
kesal Key pada hyungnya , Jonghyun yang sedari tadi tak menghiraukannya karena
asyik memainkan ipad. Karena kekesalannya sudah mencapai batas, ia mengambil
paksa ipad sang hyung.
“ Yaaah.. kau Key !! mengangguku saja,
sini kembalikan ipad-ku cepat! “ titah Jonghyun pada sang dongsaeng.
“ Shireo!!! Lagian kau ku panggil tidak
menyahut, memangnya kau sedang ngapain sih hyung? Coba aku lihat!” ucap Key
sambil melihat isi ipad hyungnya. Dengan tampang jahil Key terus memencet ipad
Jonghyun.
“Sini!!! Kembalikan Key! “ teriak
Jonghyun berusaha merebut ipad dari tangan Key. Tapi, dengan sigap Key membalikkan
badan dan lari meninggalkan Jonghyun. Jonghyun mengejar Key, mereka
berkejar-kejaran terus didalam rumah.
“ Onew sang penyanyi muda berbakat
Korea akan menggelar konser tunggalnya pada tan..... yaah hyung aku belum
selesai membacanya! “ ucap key saat jonghyun berhasil merebut ipadnya kembali.
Jonghyun menjulurkan lidah, meledek Key
karena berhasil mengambil ipadnya. Key
mendengus, mengulurkan tangan ingin merampas ipad dari tangan Jonghyun.Tetapi,
Jonghyun menghalanginya dan meneriakan kalimat yang akan menghentikan tindakan
Key.
“ UMMA!! Key merampas ipad ku lagi!
Potong uang jajannya lagi Umma! “ segera setelah untaian kalimat itu, Key
berhenti meraung untuk mengambil ipad Jonghyun. Seringai kemenangan menghiasi
wajah Jonghyun, ia terkekeh .. “ Haha ! mantra ku berhasil , yeah!
Berhasil-berhasil horeeee!!” sorak Jonghyun, seperti dora the explorer. Key
menyilangkan tangan di depan dadanya, mencibir kelakuan norak sang hyung ..
“ Kau norak sekali hyung! Aku malu mempunyai
hyung seperti mu.. nasib ku sungguh malang. Ya Tuhan, kenapa aku dilahirkan
menjadi dongsaeng si dino ini? ckck.. kau harusnya berbahagia, karena sampai
detik ini aku masih sudi menjadi dongsaengmu ! “ curhat Key panjang lebar dan
bergeleng-geleng ria. Jonghyun yang
mendengar itu melotot memberi tatapan ’ kau-mau-mati ya-‘. Key mengembungkan
pipinya, ia cuma bisa menggeleng lemah . Sedangkan Jonghyun tersenyum puas dan
sebelum pergi meninggalkan Key, ia mencubit pipi tirus Key.
“Appo!!! Hyung..uuh..!” rengek Key
mengusap-usap pipi kanannya yang memerah. Jonghyun mengacak-acak rambut Key sebagai
tanda kegemasan terhadap dongsaeng satu-satunya ini. Key semakin memuncak,
amarahnya sudah di ubun-ubun. Ia menyingkirkan tangan Jonghyun dari rambut
secara kasar dan melemparnya dengan sebuah bantal ayam besar yang ada
didekatnya.
BUUK!
“ Rasakan itu hyung! Hahaha “ tawa Key
membahana tatkala lemparan itu telak mengenai Jonghyun dan..
BRAAAK
Ipad
yang digenggamnya jatuh. Berantakkan . Jonghyun menatap nanar ipad kesayangannya.
Dia tertunduk lemas, seraya berucap lirih
“
O...Oneew !! Andwae Onew-ku ?”
Key yang sedari tadi mengusap-usap wajah
menyesal. Kini terbengong, setelah Jonghyun mengatakan hal itu. Dia
menggeleng-geleng kepala
“ Aish..hyung! kau ini bukannya
menangisi ipad-mu, malah menangisi si Onew
.. apa pentingnya sih!” sungut Key pada hyungnya. Seakan tuli, Jonghyun tak memperdengarkan ocehan Key.
Dia larut meratapi ipad yang rusak. Ipaad yang , ia dapatkan dengan susah
payah. Dan juga Ipad berisikan banyak sekali data tentang Onew penyanyi
idolanya. Mulai dari lagu, mv, foto serta berbagai artikel mengenai sang idola.
Semua tersimpan rapi namun sekarang? Ipad itu rusak ! Jonghyun mengeram ,
menahan amarah. Dia akan menjadi galak jika menyangkut Onew.
“ KAU ! beraninya berbuat hal ini.
Aku tidak mau tahu, kau harus memperbaikinya
dan jangan sampai satupun datanya hilang. Mengerti ! “
Key tersentak, baru kali ini Jonghyun
membentaknya dengan penuh emosi. Dia menunduk, menyesali . Raut kekesalan masih terpancar di paras Jonghyun,
sungguh ia tak ingin membentak Key seperti tadi. Tetapi, setan amarah
menguasainya . Kini, amarahnya mereda, ia bangkit memegang ipad dan
mensejajarkan diri dengan Key. Jonghyun menatap sendu dongsaengnya yang
tenggelam dalam penyesalan. Ia menghela nafas panjang dan menepuk-nepuk bahu
Key..
“ haaah.. sudahlah Key. Maafkan
hyung, aku tidak bermaksud memarahi-mu hanya karena hal sepele ini. Tapi, kau
tahu kan sebabnya? Ya sudah lain kali, tolong jangan di ulangi Key “
Jonghyun tersenyum , memamerkan giginya.
Ia kembali mengacak rambut Key. Kali ini, Key diam saja tak merespon, walaupun
Jonghyun bilang tak apa. Tapi, Key menyadari kesalahannya dan bertekad
memperbaiki Ipad Jonghyun dengan cara apapun. Ya, janji ini ia ucapkan sendiri
di dalam hati, apapun ia lakukan agar hyungnya bahagia. Karena , Key tahu
bahwasanya kebahagian hyungnya sekarang berasal dari Onew. Bintang pop Korea ,
yang di juluki “The Angel Voice” . Penyanyi berbakat yang di sukai banyak
orang, tak peduli gender-tak pandang umur. Semua orang menyukainya, ia di
sebut-sebut artis ramah. Onew selalu tersenyum dan bersikap baik pada MVP –
sebutan untuk fansnya.
Itulah yang diketahui Key, hanya sekilas. Tak
lebih, sebab bila semua orang dikatakan mengagumi Onew, Key tidak. Ia sama
sekali tak tertarik ataupun menyukainya. Baginya, musik yang disuarakan Onew -
ballad berbeda dengan jala pemikirannya. Yaitu, Rock . Musik beraliran keras,
pemecah gendang telinga, pembuat kebisingan. Genre musik yang di identikkan
pembangkangan namun menyuarakan realitas. Lain halnya dengan Ballad, genre
musik kelembutan, pengagung cinta, berisikan
romantisme absurd. Tidak realistis.
Key masih tenggelam dalam lintasan
lamunan. Jonghyun menguncang-guncang pundak
sang dongsaeng untuk menyadarkannya.
“ Kau tidak apa-apa Key?” tanya
Jonghyun cemas
“ Ah... tidak apa-apa hyung . aku Cuma
memikirkan bagaimana membenarkan ipad mu” ujar Key menggaruk tengkuknya.
Jonghyun tersenyum, ia tak tega kalau harus melihat dongsaengnya merasa
bersalah. Dia menepuk pundak Key, memberi isyarat hal ini tidak apa. Dengan
menyunggikan senyum , Key berkata
“ Ne.. hyung maafkan aku .. “
.
.
.
.
.
Seorang namja berpostur tinggi ,bermata besar,
dan berwajah tampan terlihat sibuk. Ia sedari tadi, saat bel istirahat berbunyi
sedang berkutat dengan psp nya. Terduduk di cafetaria. Memainkan game bernama
angry birds, permainan yang mengharuskan setiap pemainnya menghancurkan babi
hijau musuh dari para burung-burung unyu itu. Minho – namja itu – sangat
menaruh perhatian pada gamenya, sehingga tak sadar jika dari semenit yang lalu
seorang namja berpostur slim duduk di depannya. Ia mengamati seksama , air muka
Minho yang amat serius. Alis terangkat, dahi mengkerut, mata melotot dan saat
ia berhasil menghancur para babi mulutnya terbuka lebar mengumamkan kata “yes”
tanpa bersuara. Aneh !. Dasar maniak
game gerutu Key dalam hati.