Kamis, 20 Desember 2012

ff I'm your fans



I’m Your Fans

      “ Hyuuung.... “
       “...................”
       “ Hyuuung.... “
       “...................”
       “ Yaaah.. hyung aku memanggil mu !” kesal Key pada hyungnya , Jonghyun yang sedari tadi tak menghiraukannya karena asyik memainkan ipad. Karena kekesalannya sudah mencapai batas, ia mengambil paksa ipad sang hyung.
       “ Yaaah.. kau Key !! mengangguku saja, sini kembalikan ipad-ku cepat! “ titah Jonghyun pada sang dongsaeng.
       “ Shireo!!! Lagian kau ku panggil tidak menyahut, memangnya kau sedang ngapain sih hyung? Coba aku lihat!” ucap Key sambil melihat isi ipad hyungnya. Dengan tampang jahil Key terus memencet ipad Jonghyun.
        “Sini!!! Kembalikan Key! “ teriak Jonghyun berusaha merebut ipad dari tangan Key. Tapi, dengan sigap Key membalikkan badan dan lari meninggalkan Jonghyun. Jonghyun mengejar Key, mereka berkejar-kejaran terus didalam rumah.
         “ Onew sang penyanyi muda berbakat Korea akan menggelar konser tunggalnya pada tan..... yaah hyung aku belum selesai membacanya! “ ucap key saat jonghyun berhasil merebut ipadnya kembali. Jonghyun menjulurkan lidah,  meledek Key karena berhasil mengambil  ipadnya. Key mendengus, mengulurkan tangan ingin merampas ipad dari tangan Jonghyun.Tetapi, Jonghyun menghalanginya dan meneriakan kalimat yang akan menghentikan tindakan Key.
          “ UMMA!! Key merampas ipad ku lagi! Potong uang jajannya lagi Umma! “ segera setelah untaian kalimat itu, Key berhenti meraung untuk mengambil ipad Jonghyun. Seringai kemenangan menghiasi wajah Jonghyun, ia terkekeh .. “ Haha ! mantra ku berhasil , yeah! Berhasil-berhasil horeeee!!” sorak Jonghyun, seperti dora the explorer. Key menyilangkan tangan di depan dadanya, mencibir kelakuan norak sang hyung ..
         “ Kau norak sekali hyung! Aku malu mempunyai hyung seperti mu.. nasib ku sungguh malang. Ya Tuhan, kenapa aku dilahirkan menjadi dongsaeng si dino ini? ckck.. kau harusnya berbahagia, karena sampai detik ini aku masih sudi menjadi dongsaengmu ! “ curhat Key panjang lebar dan bergeleng-geleng  ria. Jonghyun yang mendengar itu melotot memberi tatapan ’ kau-mau-mati ya-‘. Key mengembungkan pipinya, ia cuma bisa menggeleng lemah . Sedangkan Jonghyun tersenyum puas dan sebelum pergi meninggalkan Key, ia mencubit  pipi tirus Key.
       “Appo!!! Hyung..uuh..!” rengek Key mengusap-usap pipi kanannya yang memerah.  Jonghyun mengacak-acak rambut Key sebagai tanda kegemasan terhadap dongsaeng satu-satunya ini. Key semakin memuncak, amarahnya sudah di ubun-ubun. Ia menyingkirkan tangan Jonghyun dari rambut secara kasar dan melemparnya dengan sebuah bantal ayam besar yang ada didekatnya.
BUUK!
         “ Rasakan itu hyung! Hahaha “ tawa Key membahana tatkala lemparan itu telak mengenai Jonghyun dan..
BRAAAK
  Ipad yang digenggamnya jatuh. Berantakkan . Jonghyun menatap nanar ipad kesayangannya. Dia tertunduk lemas, seraya berucap lirih
            O...Oneew !! Andwae Onew-ku ?”
      Key yang sedari tadi mengusap-usap wajah menyesal. Kini terbengong, setelah Jonghyun mengatakan hal itu. Dia menggeleng-geleng kepala
           “ Aish..hyung! kau ini bukannya menangisi ipad-mu, malah menangisi  si Onew .. apa pentingnya sih!” sungut Key pada hyungnya. Seakan  tuli, Jonghyun tak memperdengarkan ocehan Key. Dia larut meratapi ipad yang rusak. Ipaad yang , ia dapatkan dengan susah payah. Dan juga Ipad berisikan banyak sekali data tentang Onew penyanyi idolanya. Mulai dari lagu, mv, foto serta berbagai artikel mengenai sang idola. Semua tersimpan rapi namun sekarang? Ipad itu rusak ! Jonghyun mengeram , menahan amarah. Dia akan menjadi galak jika menyangkut Onew.
          “ KAU ! beraninya berbuat hal ini. Aku tidak mau tahu, kau harus memperbaikinya  dan jangan sampai satupun datanya hilang. Mengerti ! “
      Key tersentak, baru kali ini Jonghyun membentaknya dengan penuh emosi. Dia menunduk, menyesali . Raut  kekesalan masih terpancar di paras Jonghyun, sungguh ia tak ingin membentak Key seperti tadi. Tetapi, setan amarah menguasainya . Kini, amarahnya mereda, ia bangkit memegang ipad dan mensejajarkan diri dengan Key. Jonghyun menatap sendu dongsaengnya yang tenggelam dalam penyesalan. Ia menghela nafas panjang dan menepuk-nepuk bahu Key..
            “ haaah.. sudahlah Key. Maafkan hyung, aku tidak bermaksud memarahi-mu hanya karena hal sepele ini. Tapi, kau tahu kan sebabnya? Ya sudah lain kali, tolong jangan di ulangi Key “
       Jonghyun tersenyum , memamerkan giginya. Ia kembali mengacak rambut Key. Kali ini, Key diam saja tak merespon, walaupun Jonghyun bilang tak apa. Tapi, Key menyadari kesalahannya dan bertekad memperbaiki Ipad Jonghyun dengan cara apapun. Ya, janji ini ia ucapkan sendiri di dalam hati, apapun ia lakukan agar hyungnya bahagia. Karena , Key tahu bahwasanya kebahagian hyungnya sekarang berasal dari Onew. Bintang pop Korea , yang di juluki “The Angel Voice” . Penyanyi berbakat yang di sukai banyak orang, tak peduli gender-tak pandang umur. Semua orang menyukainya, ia di sebut-sebut artis ramah. Onew selalu tersenyum dan bersikap baik pada MVP – sebutan untuk fansnya.
       Itulah yang diketahui Key, hanya sekilas. Tak lebih, sebab bila semua orang dikatakan mengagumi Onew, Key tidak. Ia sama sekali tak tertarik ataupun menyukainya. Baginya, musik yang disuarakan Onew - ballad berbeda dengan jala pemikirannya. Yaitu, Rock . Musik beraliran keras, pemecah gendang telinga, pembuat kebisingan. Genre musik yang di identikkan pembangkangan namun menyuarakan realitas. Lain halnya dengan Ballad, genre musik  kelembutan, pengagung cinta, berisikan romantisme  absurd. Tidak realistis.
         Key masih tenggelam dalam lintasan lamunan.  Jonghyun menguncang-guncang pundak sang dongsaeng untuk menyadarkannya.
          “ Kau tidak apa-apa Key?” tanya Jonghyun cemas
         “ Ah... tidak apa-apa hyung . aku Cuma memikirkan bagaimana membenarkan ipad mu” ujar Key menggaruk tengkuknya. Jonghyun tersenyum, ia tak tega kalau harus melihat dongsaengnya merasa bersalah. Dia menepuk pundak Key, memberi isyarat hal ini tidak apa. Dengan menyunggikan senyum , Key berkata
         “ Ne.. hyung maafkan aku .. “

.
.
.
.
.
      
          Seorang namja berpostur tinggi ,bermata besar, dan berwajah tampan terlihat sibuk. Ia sedari tadi, saat bel istirahat berbunyi sedang berkutat dengan psp nya. Terduduk di cafetaria. Memainkan game bernama angry birds, permainan yang mengharuskan setiap pemainnya menghancurkan babi hijau musuh dari para burung-burung unyu itu. Minho – namja itu – sangat menaruh perhatian pada gamenya, sehingga tak sadar jika dari semenit yang lalu seorang namja berpostur slim duduk di depannya. Ia mengamati seksama , air muka Minho yang amat serius. Alis terangkat, dahi mengkerut, mata melotot dan saat ia berhasil menghancur para babi mulutnya terbuka lebar mengumamkan kata “yes” tanpa bersuara. Aneh  !. Dasar maniak game gerutu Key dalam hati. 

Jumat, 14 September 2012

SHINee - Life

SHINee - Life

(Indonesia Translate)

Di dunia ini
Ijinkan aku hanya mencintaimu

Oh, saat ini melewati kehidupan yang layu, kau datang padaku
Saat aku menyentuh hatimu yang beku, hidupku di mulai

Ketika kamu lelah dan mengalami kesulitan
Tolong biarkan aku mendampingimu
Jadi aku bisa memberikan kembali kepadamu cintaku yang telah kau terima
Sebelum kehidupan ini berakhir

Ketika aku berlutut dan menangis di hadapan dunia
Ketika aku menghentikan jejakku di dalam badai
Jika kamu berdiri sendiri
Aku bisa menangani  banyak kesakitan dan penderitaan ini
(Kalau saja kamu) kalau saja kamu
(Apakah denganku) apakah denganku

Ketika aku tersesat di dalam hutan yang gelap
Ketika jiwa mudaku menangis
Membimbingku seperti cahaya, seperti sebuah keajaiban
Sebelum kehidupan ini berakhir

Ketika aku berlutut dan menangis di hadapan dunia
Ketika aku menghentikan jejakku di dalam badai
Jika kamu berdiri sendiri
Aku bisa menekan rasa sakit dan air mata sekalipun
(Yang aku inginkan adalah kamu) Yang aku inginkan adalah kamu
(Cuma satu yaitu kamu) Cuma satu yaitu kamu dalam hidupku

Aku tidak akan menangis, aku tidak akan menangis lagi
Sama sekali tak ada yang bisa menghentikanku
Tapi hanya satu orang
Yaitu kamu yang bisa, kamu sempurna untukku
Oh, kamu membuatku mampu bernapas seperti ini

Ketika aku berlutut dan menangis di hadapan dunia
Ketika aku berlutut dan menangis di hadapan dunia
Ketika aku menghentikan jejakku di dalam badai
Jika kamu berdiri sendiri
Aku bisa menangani  banyak kesakitan dan penderitaan ini
(Kalau saja kamu) kalau saja kamu
(Apakah Denganku) apakah denganku

Ketika aku berlutut dan menangis di hadapan dunia
Ketika aku menghentikan jejakku di dalam badai
Jika kamu berdiri sendiri
Aku bisa menekan rasa sakit dan air mata apapun
(Yang aku inginkan adalah kamu) Yang aku inginkan adalah kamu
(Cuma satu yaitu kamu) Cuma satu yaitu kamu dalam hidupku





Romanji:  lyricsmode.com
Indo Trans by  nishawollocket92.blogspot.com

Sabtu, 28 Juli 2012

Saranghae - part 2









Author          : Oniex
Main Cast     : SHINee dkk
Lenght          : sepanjang jalan
Genre           : Sad Romance deh kayaknya
Disclaimer     : cerita ini original buatan gue  dan punya gue
      
   " Enjoy, selamat membaca "


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

 
Stand by me nal parabwajwo
Ajik sarangeul morujiman

Stand by me nal jikyobwajwo
Ajik sarange sotul-jiman
  
        
        Dering ponsel Jonghyun terus  berbunyi… ada ID caller bertuliskan Yeoja Freak . ia sungguh malas untuk mengangkatnya. Id caller ini berkali-kali menelponnya selama seminggu . Sampai-sampai ia harus menonaktifkan ponsel, dan itu menghambat kegiatannya.
     
        Saat ini, ia dan Taemin sedang berada di apartemen Key berdua saja.  Sedangkan Key, Onew, dan Minho pergi ke supermarket membeli bahan makanan.

     Jonghyun masih membiarkan ponselnya berdering , hingga Taemin menegurnya karena menganggu.

      “ Hyuuung.. ponselmu bunyi angkatlah!! Aku bosan mendengarnya” ujar Taemin menutup telinga dengan bantal.

    “aku tidak mau! Biarlah terus berbunyi, aku tidak peduli!!” jawabnya

      Taemin yang sudah kesal stadium akut , mengambil ponsel Jonghyun diatas meja dan menjawab telepon dengan kasar.
   
   “YOBOSEYO!!  MAAF UNTUK SAAT INI KIM JONGHYUN SEDANG TIDAK BISA DIGANGGU.HARAP MENGHUBUNGINYA LAIN KALI GAMSHAMNIDA”  ucap Taemin
     
      Sebelum Taemin sempat menekan tombol end ada seseorang bersuara.
 
   “Mianhe, aku Soo Bin. Aku hanya ingin menitip pesan, tolong sampaikan ke Jonghyun-sshi aku mau mentraktirnya, jadi, suruh dia datang ke cafe shining malam ini jam 7. Gamshamnida”     ujarnya
    
       “ya”     jawab taemin singkat dan padat.
 
      Taemin menyudahi telepon itu. Ia menatap Jonghyun yang sedang asyik didepan laptop dengan wajah kesal. Ia melempar ponsel Jonghyun serampangan.

      “Hyung, yeoja yang bernama Soo Bin menyuruhmu datang ke café Shining malam ini pukul 7. Dia mau mentraktirmu”

      Jonghyun menoleh dan menatap Taemin.  Soo Bin?yeoja itu lagi. Ini sudah yang ke berapa? 5x dia mengajakku. Apa tidak bosan? Dasar aneh!’

            “ Hmm..” gumam Jonghyun malas dan kembali focus dengan layar laptop. Taemin  yang melihat reaksi Jonghyun langsung menggodanya.

            “Hyuuung.. siapa dia? Kekasihmu yaa? Iya kaan? Ayo jawab!”

    Taemin terus menggoda Jonghyun dengan menyengol sikunya. Jonghyun yang jengah, langsung bangkit dari sofa dan memilih kabur ke kamar. Lalu. Taemin langsung mengejar dan memanggilnya. Namun, Jonghyun menutup telinga dengan earphone agar tidak mendengar ocehan bocah itu.

            “Hyuuung.. jawab dong! Kalau tidak , aku akan beritahukan yang lain nih !!” teriak Taemin saat didepan pintu kamar sambil menggedor.
              “Hyuuuuuuuuung….”
    Tiba-tiba Jonghyun membuka pintu . Karena keseimbangan Taemin yang kurang, akhirnya ia terjerembab jatuh  dengan wajah mencium lantai duluan . Kasihan sekali. -_-a

            “HYUUUNG!! Kalau buka pintu jangan mendadak gitu! Sakit tau ini.. aiish!”kesalnya sambil memegangi hidung yang sakit.

            “Hahahha rasakan!! Lagian kau , kenapa mengikutiku terus? Dasar bocah ingusan!”
    
           “ Kau jahat!! =_= ”
         
     Jonghyun menghentikan tawanya dan mendudukan dirinya dilantai agar sejajar dengan Taemin . Wajahnya berubah serius, ia mengacak-acak rambut Taemin gemas.

          “ Lain kali jangan begitu, kau tau perbuatanmu tadi sungguh mengangguku”
   
     Taemin hanya menggigit bibir bawahnya . Ia merasa bersalah.
    
         “ Mianhe Jonghyun-hyung. Aku tidak bermaksud begitu, aku cuma ingin mengodamu saja”

         Jonghyun tersenyum lebar ,melihat reaksi Taemin. Dasar ‘anak polos’

        “ Ya sudah… Jangan di ulangi lagi Nee?”
     
     Taemin mendongakkan wajahnya , tersenyum senang menatap Jonghyun.
        
        “Nee..tapi, siapa dia hyung, aku penasaran. Aku janji tidak bilang siapa-siapa!” ujarnya dengan wajah berseri-seri.  Jonghyun menghela nafas, ia menatap Taemin gemas.
    
        “Bukan  siapa-siapa hanya kenalan ku. Puas!”


~


~


~

     “ Masuk..”

     “ Tidak..”

     “ Masuk..”

     “ Tidak……aaargh!” erang Jonghyun sambil menggaruk kepalanya. Sekarang , ia tengah berdiri didepan café Shining. Dengan mengenakan kaos singlet hitam dipadu cardigan biru dan black jeans , Jonghyun terlihat sangat tampan walaupun ini hanya pakaian sederhananya.
      Jonghyun melirik arloji dipergelangan tangannya yang menunjukkan pukul 08:00 pm KST, oke ia terlambat 1 jam . Biarlah, toh siapa yang memaksanya datang? . Walaupun sejujurnya dia enggan untuk datang,tetapi karena telepon Soo Bin tadi sore ia berubah pikiran.

Drrt..drrt
Stand by me nal parabwajwo
Ajik sarangeul morujima
Stand by me nal jikyobwajwo
Ajik sarange sotul-jiman
  
      Jonghyun mengecek ponselnya yang berdering dan Oh! Benarkah, dia lagi? ini sudah yang keberapa? 10 kali? tidak..50kali!. Akhirnya dengan terpaksa  ia menjawabnya  .

           “ Yoboseyo..mau apa lagi kau!”

          “Jonghyun-sshi , Jebal datanglah ! aku janji ini yang terakhir. Setelahnya aku tidak akan menganggumu lagi..ayolah! anggap ini sekedar permohonan maaf dan ucapan terimakasih ku..”
             
Suasana hening sejenak ,  Jonghyun tertegun “bagaimana ini?haruskah ku iyakan?aku bosan mendengarnya..Ya, Tuhan kenapa kau pertemukanku dengan orang ini?dosa apa aku? ..”ucapnya dalam hati
  
          “ Hmm ..Nee baiklah..aku akan datang karena aku jengah melihat Id mu diponsel ku  

         “yeaay !! gomawo Jonghyun-sshi “

         “ tapi , kau harus janji berhenti menganggu ku setelah ini ..arra?”

        “Arraseo..Arraseo..”

     Tuuut…Tuuut….



    Jonghyun masih terpaku ditempatnya tanpa melangkahkan kaki sedikitpun. Otaknya terus berpikir untuk masuk atau tidak. Hingga suara itu memuncahkan pikirannya.

     “ Jonghyun-sshi!!! Kajja masuk. Kenapa berdiam diri disitu? “ teriak Soo Bin diambang pintu café sambil tersenyum sumringah.  Jonghyun menatap Soo Bin sembari menaikkan alis sebelahnya . Yeoja aneh memang ck ck batinnya.

        

           Sekarang mereka berdua tengah makan disalah satu meja café.  Namun, tidak ada satupun pembicaraaan yang keluar. Jonghyun sibuk dengan ponsel dan sepiring nasi goreng kimchi dihadapannya . Sedangkan Soo Bin hanya diam menggaduk-aduk ramen  sambil sesekali melirik Jonghyun yang bungkam. Karena jenuh  dengan acara diam-diaman ini, Soo Bin mencoba menetralkannya.

       “ Eeeng… Jonghyun-sshi “
       “ehmm..” jawab Jonghyun sekenanya tanpa menoleh kea rah Soo Bin sedikitpun.
       Lalu,dengan santainya  Jonghyun memasukkan sesendok nasi goreng kedalam mulutnya, dan sibuk dengan ponselnya lagi.  Soo Bin hanya menatapnya lesu, ia tidak suka diperlakukan seperti ini. Apalagi , dia adalah kenalan barunya. Tetapi , ia bingung harus beraksi apa? marah?sedih? atau ...ah molla!.  Sejujurnya sikap Jonghyun seperti ini padanya adalah hal  wajar ,  mengingat ia yang memaksanya datang. Soo Bin kembali mengaduk-aduk ramennya menyumpit helain mie , kemudian memakannya.
       
           “ Jonghyun-sshi ..” panggil Soo Bin lagi setelah memasukkan sesuap mie.
           “Wae?” jawab Jonghyun kali ini mendongakkan kepalanya menatap Soo Bin.
           “ Gomawo..” senyum itu muncul lagi.
   Dan jantungnya kembali aneh……….