Sabtu, 28 Juli 2012

Saranghae - part 2









Author          : Oniex
Main Cast     : SHINee dkk
Lenght          : sepanjang jalan
Genre           : Sad Romance deh kayaknya
Disclaimer     : cerita ini original buatan gue  dan punya gue
      
   " Enjoy, selamat membaca "


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

 
Stand by me nal parabwajwo
Ajik sarangeul morujiman

Stand by me nal jikyobwajwo
Ajik sarange sotul-jiman
  
        
        Dering ponsel Jonghyun terus  berbunyi… ada ID caller bertuliskan Yeoja Freak . ia sungguh malas untuk mengangkatnya. Id caller ini berkali-kali menelponnya selama seminggu . Sampai-sampai ia harus menonaktifkan ponsel, dan itu menghambat kegiatannya.
     
        Saat ini, ia dan Taemin sedang berada di apartemen Key berdua saja.  Sedangkan Key, Onew, dan Minho pergi ke supermarket membeli bahan makanan.

     Jonghyun masih membiarkan ponselnya berdering , hingga Taemin menegurnya karena menganggu.

      “ Hyuuung.. ponselmu bunyi angkatlah!! Aku bosan mendengarnya” ujar Taemin menutup telinga dengan bantal.

    “aku tidak mau! Biarlah terus berbunyi, aku tidak peduli!!” jawabnya

      Taemin yang sudah kesal stadium akut , mengambil ponsel Jonghyun diatas meja dan menjawab telepon dengan kasar.
   
   “YOBOSEYO!!  MAAF UNTUK SAAT INI KIM JONGHYUN SEDANG TIDAK BISA DIGANGGU.HARAP MENGHUBUNGINYA LAIN KALI GAMSHAMNIDA”  ucap Taemin
     
      Sebelum Taemin sempat menekan tombol end ada seseorang bersuara.
 
   “Mianhe, aku Soo Bin. Aku hanya ingin menitip pesan, tolong sampaikan ke Jonghyun-sshi aku mau mentraktirnya, jadi, suruh dia datang ke cafe shining malam ini jam 7. Gamshamnida”     ujarnya
    
       “ya”     jawab taemin singkat dan padat.
 
      Taemin menyudahi telepon itu. Ia menatap Jonghyun yang sedang asyik didepan laptop dengan wajah kesal. Ia melempar ponsel Jonghyun serampangan.

      “Hyung, yeoja yang bernama Soo Bin menyuruhmu datang ke café Shining malam ini pukul 7. Dia mau mentraktirmu”

      Jonghyun menoleh dan menatap Taemin.  Soo Bin?yeoja itu lagi. Ini sudah yang ke berapa? 5x dia mengajakku. Apa tidak bosan? Dasar aneh!’

            “ Hmm..” gumam Jonghyun malas dan kembali focus dengan layar laptop. Taemin  yang melihat reaksi Jonghyun langsung menggodanya.

            “Hyuuung.. siapa dia? Kekasihmu yaa? Iya kaan? Ayo jawab!”

    Taemin terus menggoda Jonghyun dengan menyengol sikunya. Jonghyun yang jengah, langsung bangkit dari sofa dan memilih kabur ke kamar. Lalu. Taemin langsung mengejar dan memanggilnya. Namun, Jonghyun menutup telinga dengan earphone agar tidak mendengar ocehan bocah itu.

            “Hyuuung.. jawab dong! Kalau tidak , aku akan beritahukan yang lain nih !!” teriak Taemin saat didepan pintu kamar sambil menggedor.
              “Hyuuuuuuuuung….”
    Tiba-tiba Jonghyun membuka pintu . Karena keseimbangan Taemin yang kurang, akhirnya ia terjerembab jatuh  dengan wajah mencium lantai duluan . Kasihan sekali. -_-a

            “HYUUUNG!! Kalau buka pintu jangan mendadak gitu! Sakit tau ini.. aiish!”kesalnya sambil memegangi hidung yang sakit.

            “Hahahha rasakan!! Lagian kau , kenapa mengikutiku terus? Dasar bocah ingusan!”
    
           “ Kau jahat!! =_= ”
         
     Jonghyun menghentikan tawanya dan mendudukan dirinya dilantai agar sejajar dengan Taemin . Wajahnya berubah serius, ia mengacak-acak rambut Taemin gemas.

          “ Lain kali jangan begitu, kau tau perbuatanmu tadi sungguh mengangguku”
   
     Taemin hanya menggigit bibir bawahnya . Ia merasa bersalah.
    
         “ Mianhe Jonghyun-hyung. Aku tidak bermaksud begitu, aku cuma ingin mengodamu saja”

         Jonghyun tersenyum lebar ,melihat reaksi Taemin. Dasar ‘anak polos’

        “ Ya sudah… Jangan di ulangi lagi Nee?”
     
     Taemin mendongakkan wajahnya , tersenyum senang menatap Jonghyun.
        
        “Nee..tapi, siapa dia hyung, aku penasaran. Aku janji tidak bilang siapa-siapa!” ujarnya dengan wajah berseri-seri.  Jonghyun menghela nafas, ia menatap Taemin gemas.
    
        “Bukan  siapa-siapa hanya kenalan ku. Puas!”


~


~


~

     “ Masuk..”

     “ Tidak..”

     “ Masuk..”

     “ Tidak……aaargh!” erang Jonghyun sambil menggaruk kepalanya. Sekarang , ia tengah berdiri didepan café Shining. Dengan mengenakan kaos singlet hitam dipadu cardigan biru dan black jeans , Jonghyun terlihat sangat tampan walaupun ini hanya pakaian sederhananya.
      Jonghyun melirik arloji dipergelangan tangannya yang menunjukkan pukul 08:00 pm KST, oke ia terlambat 1 jam . Biarlah, toh siapa yang memaksanya datang? . Walaupun sejujurnya dia enggan untuk datang,tetapi karena telepon Soo Bin tadi sore ia berubah pikiran.

Drrt..drrt
Stand by me nal parabwajwo
Ajik sarangeul morujima
Stand by me nal jikyobwajwo
Ajik sarange sotul-jiman
  
      Jonghyun mengecek ponselnya yang berdering dan Oh! Benarkah, dia lagi? ini sudah yang keberapa? 10 kali? tidak..50kali!. Akhirnya dengan terpaksa  ia menjawabnya  .

           “ Yoboseyo..mau apa lagi kau!”

          “Jonghyun-sshi , Jebal datanglah ! aku janji ini yang terakhir. Setelahnya aku tidak akan menganggumu lagi..ayolah! anggap ini sekedar permohonan maaf dan ucapan terimakasih ku..”
             
Suasana hening sejenak ,  Jonghyun tertegun “bagaimana ini?haruskah ku iyakan?aku bosan mendengarnya..Ya, Tuhan kenapa kau pertemukanku dengan orang ini?dosa apa aku? ..”ucapnya dalam hati
  
          “ Hmm ..Nee baiklah..aku akan datang karena aku jengah melihat Id mu diponsel ku  

         “yeaay !! gomawo Jonghyun-sshi “

         “ tapi , kau harus janji berhenti menganggu ku setelah ini ..arra?”

        “Arraseo..Arraseo..”

     Tuuut…Tuuut….



    Jonghyun masih terpaku ditempatnya tanpa melangkahkan kaki sedikitpun. Otaknya terus berpikir untuk masuk atau tidak. Hingga suara itu memuncahkan pikirannya.

     “ Jonghyun-sshi!!! Kajja masuk. Kenapa berdiam diri disitu? “ teriak Soo Bin diambang pintu café sambil tersenyum sumringah.  Jonghyun menatap Soo Bin sembari menaikkan alis sebelahnya . Yeoja aneh memang ck ck batinnya.

        

           Sekarang mereka berdua tengah makan disalah satu meja café.  Namun, tidak ada satupun pembicaraaan yang keluar. Jonghyun sibuk dengan ponsel dan sepiring nasi goreng kimchi dihadapannya . Sedangkan Soo Bin hanya diam menggaduk-aduk ramen  sambil sesekali melirik Jonghyun yang bungkam. Karena jenuh  dengan acara diam-diaman ini, Soo Bin mencoba menetralkannya.

       “ Eeeng… Jonghyun-sshi “
       “ehmm..” jawab Jonghyun sekenanya tanpa menoleh kea rah Soo Bin sedikitpun.
       Lalu,dengan santainya  Jonghyun memasukkan sesendok nasi goreng kedalam mulutnya, dan sibuk dengan ponselnya lagi.  Soo Bin hanya menatapnya lesu, ia tidak suka diperlakukan seperti ini. Apalagi , dia adalah kenalan barunya. Tetapi , ia bingung harus beraksi apa? marah?sedih? atau ...ah molla!.  Sejujurnya sikap Jonghyun seperti ini padanya adalah hal  wajar ,  mengingat ia yang memaksanya datang. Soo Bin kembali mengaduk-aduk ramennya menyumpit helain mie , kemudian memakannya.
       
           “ Jonghyun-sshi ..” panggil Soo Bin lagi setelah memasukkan sesuap mie.
           “Wae?” jawab Jonghyun kali ini mendongakkan kepalanya menatap Soo Bin.
           “ Gomawo..” senyum itu muncul lagi.
   Dan jantungnya kembali aneh……….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar